KEPADA BINTANG
Tolong sampaikan ungkapan maafku ke dia
Aku telah menghancurkan harapan dan hidupnya
Sekarang, dia
menderita karena aku dan aku malah meninggalkannya
Sebetulnya dia
juga mengharapkan aku pergi
Aku sadar bahwa
kehadiranku hanya akan membawa sakit baginya
Jika aku memang
sayang kepadanya, aku tidak akan menyakiti dia sedalam itu
Lebih baik aku
mundur, walau hati tak ingin.
Ketika tadi siang
sebelum berangkat, wajahnya terngiang dala ingatanku
Sebetulnya aku
kangen dengan dia
Aku ingin hub dia
tapi aku tak bisa, karena aku malu dan tak pantas bagi dia
selama di jalan
aku lemas
di bus, air
mataku sempat keluar
kehadiran
bayangnya membuatku seperti itu
cukup lama air
mataku keluar
aku malu jika aku
ketahuan nangis, aku pura-pura menguap
sebetulnya yang
baru kusadari
itu semua
ungkapan perih dan kasih dari hatiku kepadanya
KEPADA BINTANG
Aku titip dia
Dia masih patut
untuk hidup bahagia
Berikanlah dia
kekuatan untuk jalani kehidupan
Kehadiran dan
keberadaanku dah tak penting lagi khususnya untuk dia
Maka, aku ingin
turun dari pentas panggung ini
KEPADA BINTANG
Berjalanlah
bersama dia
Dan semoga engkau
dan dia percaya pada ungkapanku ini
Aku masih kangen
padanya tapi apa daya aku telah merusak hidupnya
Aku tak pantas
bagi dia
BINTANG hiduplah
bersama dia
Aku titipkan
BINTANGKU bersama BINTANGMU dan BINTANGNYA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar