Minggu, 14 Desember 2014

Satu titik
Dua koma
Tiga tanda tanya
Empat tanda seru


God I will ask You......
           


DID I TRULY KNOW YOU, GOD?
I WILL KNOW YOU MORE AND MORE
PLEASE, OPEN MY HEART, MY MIND, AND MY SOUL TO KNOW YOU
I WILL JUST YOU TO STAY IN MYSELF


 

Kamis, 27 November 2014

TRIMA KASIH HUJAN

Kemarin malam pkl 20.00 turun hujan
senang rasanya hujan turun karena panas sekali sekali di sini
saking panasnya tubuh rasanya bagikan direbus dan dipanggang dalam oven
turunnya hujan bisa meredakan panas dan memberikan kesejukan...

Hmmmm......
entah kenapa ada satu hal yang aku ingat tentang hujan
dulu aku selalu membayanggkan turunnya hujan, karena dia sedang menangis ato bersedih
memang sih gak ada hubungannya dan gak isa di nalar pake logika
tapi ketika dulu aku hubungi dia, ternyata dia benar-benar sedang bersedih dan menangis (sebagian besar tebakanku)
aku tak tahu namanya itu
tapi yang jelas hujan lokal telah menjadi hujan yang sesungguhnya yang aku alami

tentang hujan, aku langsung memutar sebuah lagu
begini liriknya

No one ever sees, no one feels the pain
Tear-drops in the rain

I wish upon a star, I wonder where you are
I wish you're coming back to me again
And everything's the same like it used to be

I see the days go by and still I wonder why
I wonder why it has to be this way
Why can't I have you here just like it used to be

I don't know which way to choose
How can I find a way to go on?
I don't know if I can go on without you oh

Even if my heart's still beating just for you
I really know you are not feeling like I do
And even if the sun is shining over me
How come I still freeze?
No one ever sees, no one feels the pain
I she'd tear-drops in the rain

I wish that I could fly, I wonder what'd you say
I wish you're flying back to me again
And everything's the same like it used to be, oh no

I don't know which way to choose
How can I find a way to go on
I don't know if I can go on without you, without you

Even if my heart's still beating just for you
I really know you are not feeling like I do
And even if the sun is shining over me
How come I still freeze?

No one ever sees, no one feels the pain
I she'd tear-drops in the rain

Oh... I she'd tear-drops the rain
Oh... Hey... tear-drops the rain





aku berharap semoga tak ada hujan lokal tetapi ada senyuman. semoga gak ada hujan yang membuat kepedihan, tetapi hujan yang memberi kesejukan

Minggu, 14 September 2014

ANDAI (BISA)

Seandainya waktu bisa berputar dan aku bisa bertemu denganmu, aku ingin mengatakan ini:
 
"Jangan berakhir 
Aku tak ingin berakhir
 Satu jam saja
 Ku ingin diam berdua Mengenang yang pernah ada 

Jangan berakhir
Kar’na esok takkan lagi 
Satu jam saja
Hingga ku rasa bahagia Mengakhiri segalanya

               Tapi kini tak mungkin lagi 
               Katamu (ku) semua sudah tak berarti 
               Satu jam saja
               Itu pun tak mungkin 
               Tak mungkin lagi

              Jangan berakhir
             Ku ingin sebentar lagi 
             Satu jam saja 
            Ijinkan aku merasa Rasa itu pernah ada"







Walau semua kalimat ini bukan aku membuatnya karena berasal dari lirik sebuah lagu, tapi lirik inilah yang mampu mengungkapkan perasaanku saat ini.

Jumat, 22 Agustus 2014

APAKAH AKU (HANYA) SEORANG PEMIMPI?

Aku akan menuliskan sebuah mimpiku ketika aku masih di kelas 2 SMA. sebelumnya, mimpiku ini aku catat dalam jurnalku, tapi tak apalah. Tulisan mimpi di jurnalku ini tepatnya tanggal 10 November 2006.

" Tadi malam aku bermimpi indah sekali. Aku bertemu dengan teman-teman SMP yang satu angkatan dengan aku. Paling jelas terlihat saat itu bayangan "F" yang aku sukai. dalam mimpiku, "C", "A", dan "F" bermain dengan gembira. Namun ada hal yang tidak diinginkan yaitu datang badai besar. Kami berempat terhembus badai itu, dan kami tersangkut pada tangga yang melingkar seperti di SMP ku dulu. Aku melindungi "F" yang saat itu takut sedangkan "C" melindungi "A". Aku juga memakaikan kaos kaki pada "F" sebab dia sangat kedinginan dan ia tidak memakainya sendiri. Entah sampai berapa lama badai itu datang dan reda, dan kemudian aku dan "F" jatuh. akan tetapi, meskipun jatuh aku berusaha untuk menolong dan melindunginya. Pada saat itu juga, tiba-tiba si "B" datang menolong "F". Entah kenapa si "B" langsung mengajak "F" pergi dan "F" menerima tawaran "B"tanpa memperhatikan aku. aku pun tak tahu seberapa dekat hubungan "F" dan "B", tapi yang jelas kedatangan "B" membuatku merasa jengkel terhadap dia. anehnya adalah meskipun aku jengkel aku tidak dapat berbuat apa-apa. Aku hanya terdiam dan termenung melihat mereka berdua pergi dari aku."


Aku tidak tahu arti dari mimpiku ini dan aku hanya berusaha mengingat hal yang dapat aku ingat. aku hanya bisa niteni setiap pengalaman dalam hidupku dengan mimpiku ini.sebuah pertanyaan buat diriku: apakah mimpi adalah hal yang akan terjadi denganku di masa depan? ataukah aku hanya seorang pemimpi?

Kamis, 14 Agustus 2014

NIHILISME HARAPAN: SEMUANYA SIA-SIA DAN USELESS

Pada akhirnya, aku merenungkan segala sesuatu yang kupikirkan dan kutulis tentang dia dalam blog ini adalah sia-sia. sia sia karena apapun yang aku tulis di sini tidak mengubah apapun, tidak dapat mengembalikan dia ke aku, dan tidak membuatnya peduli denganku. kalaupun dia membaca semuanya ini, semuanya ini hanyalah hayalan, angan atau utopia yang tak akan terjadi dan tak mengubah apapun. sebaliknya, aku juga tak berharap agar dia memasukkan aku dalam cerita kehidupan dimanapun medianya


sekarang, aku harus move on, tidak menjadi seorang penderita. ada hal yang lebih penting yang harus mendapat perhatian. semoga aku bisa bangkit dan melupakan dia. biarlah dia hidup dengan dunianya sendiri. dan aku hidup dengan duniaku sendiri

seperti tadi siang

"like a dew, everything can come, will go, and disappears"

Rabu, 13 Agustus 2014

Like a Dew, Everything Come, Go, and Disappear

"like a dew, everything come, go, and disappear"

entah kenapa aku masih memikirkannkanya dan masih mempertahankan dia dalam ingatanku, padahal dia belum tentu memikirkan aku. semua datang, kemudian pergi, dan akhirnya hilang entah kemana.

UTOPIA HARAPAN

Hari-hariku selalu terbesit muncul gambaran wajahnya di kepalaku. Apa daya aku tidak bisa merengkuh dia, karena dia telah pergi. Ciuman indah ketika aku akan naik bus pulang, tak pernah terpikir olehku juga akan menjadi sebuah perpisahan untuk selamanya....... tak terasa itu semua telah berlalu setahun yang lalu

Hmmmmm...........
aku cuma bisa melamun dan termenung....
aku selalu ingat akan dia, tapi apa dia ingat akan aku...
aku rasa tidak karena dia telah memiliki dunianya sendiri di sana

dia pantas memperoleh kebahagiaan bersama yang lain
hmmmm.... pikiranku kacau

dah lah biarkanlah dia hidup dengan dunianya
percuma aku memikirkan dia tetapi dia juga tidak memukirkan aku

Selamat berbahagia ya